Kankemenag Kota Tasikmalaya (HUMAS Kota Tasikmalaya)
Kementerian Agama terus berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang transparan, profesional, dan berdampak luas bagi masyarakat, salah satunya dicerminkan melalui kegiatan apel pagi aparatur sipil negara yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, Dr. H. Akhmad Buhaiti, S.Ag., M.Si., di halaman Kantor Kemenag Kota Tasikmalaya pada Senin (3/8).
Dalam arahannya di hadapan seluruh pegawai, Kepala Kantor Kemenag menyampaikan sejumlah poin penting yang merujuk pada hasil breakfast atau pertemuan strategis bersama Menteri Agama Republik Indonesia. Salah satu poin utama yang ditekankan adalah pentingnya penerapan digitalisasi secara masif di setiap lini kegiatan instansi, di mana seluruh rangkaian program dan kegiatan kerja harus dipublikasikan secara terbuka melalui platform digital. Langkah ini menjadi keharusan agar setiap program yang digulirkan tidak berjalan tertutup, melainkan mampu memberikan transparansi informasi bagi publik sekaligus memastikan kehadiran negara dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Publikasi kegiatan secara luas ini bukan bertujuan untuk pamer atau ria, melainkan sebagai upaya strategis agar setiap program kerja yang inspiratif dapat dikenal, dilihat, dan diadopsi oleh pihak lain sebagai bentuk akuntabilitas publik. Media digital harus dimanfaatkan secara optimal untuk menyebarluaskan syiar pelayanan keagamaan dan capaian kinerja instansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta mengawasi serta merasakan manfaat langsung dari setiap kebijakan yang dijalankan oleh Kementerian Agama.
"Digitalisasi jalan dan semua kegiatan harus dipublikasikan agar menjadi inspirasi serta dilihat oleh orang lain, bukan untuk ria, tetapi memang media harus dimanfaatkan secara bijak untuk kepentingan umat," ujar Dr. H. Akhmad Buhaiti, S.Ag., M.Si., saat menyampaikan arahannya di hadapan para aparatur sipil negara.
Selain urusan publikasi digital, momentum bulan Agustus juga menjadi pengingat penting bagi seluruh aparatur untuk memperkuat nilai-nilai nasionalisme sebagai wujud pengamalan ajaran agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kecintaan kepada tanah air harus diejawantahkan secara nyata melalui dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat, yang sejalan dengan prinsip nasionalisme bahwa cinta tanah air adalah bagian dari iman (hubbul waton minal iman).
"Memasuki bulan Agustus ini, nilai-nilai nasionalisme dan semangat kecintaan terhadap tanah air harus ditunjukkan secara nyata dalam etos kerja kita sehari-hari," tambahnya.
Sebagai penutup arahannya, pimpinan mengingatkan seluruh jajaran pegawai untuk terus meningkatkan kinerja institusi serta menjaga etika kerja yang profesional, berIntegritas, dan penuh tanggung jawab. Melalui penguatan etos kerja dan optimalisasi publikasi digital ini, Kementerian Agama Kota Tasikmalaya berharap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan birokrasi keagamaan akan semakin meningkat dari waktu ke waktu.
Kontributor : Yeni




