Membangun Budaya Kerja Profesional, Kemenag Kota Tasikmalaya Perkuat Disiplin dan Akuntabilitas ASN Melalui Apel Pagi


 

Tawang (HUMAS Kota Tasikmalaya)

Kedisiplinan aparatur sipil negara kembali menjadi fondasi utama dalam menggerakkan roda birokrasi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, yang salah satunya tercermin dalam pelaksanaan apel pagi di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya pada Senin (4/5). Kegiatan apel pagi yang berlangsung di lapangan kantor tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Dr. H. Saripudin, serta diikuti oleh seluruh jajaran pegawai.

Dalam arahannya, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam menyampaikan apresiasi yang tulus atas konsistensi dan tingkat kehadiran para aparatur dalam mengikuti apel pagi secara tertib. Konsistensi dalam mematuhi jam kerja dan aturan institusi dipandang sebagai cerminan nyata dari dedikasi seorang abdi negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Kedisiplinan yang terus dijaga dalam pelaksanaan apel ini menjadi cerminan tanggung jawab kita sebagai ASN, di mana konsistensi seperti ini perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan dari waktu ke waktu," ujar Dr. H. Saripudin.

Lebih lanjut, ditekankan pula bahwa tantangan pelayanan publik di era modern menuntut setiap aparatur untuk senantiasa meningkatkan akuntabilitas kinerja melalui penguasaan dan pemanfaatan sistem digital yang terintegrasi. Transformasi digital tidak lagi dipandang sebagai pilihan, melainkan sebuah keharusan agar proses pelayanan keagamaan dapat berjalan secara lebih transparan, cepat, dan akurat.

Penerapan nilai-nilai dasar aparatur sipil negara yang berakhlak, khususnya pada poin pertama mengenai orientasi pelayanan, harus senantiasa dijiwai dalam setiap tugas harian. Pemahaman yang mendalam terhadap kebutuhan masyarakat serta komitmen untuk melayani secara ramah, cepat, dan solutif menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Kementerian Agama.

"Melalui kedisiplinan dan orientasi pelayanan yang prima, kita ingin memastikan bahwa setiap program dan layanan yang dihadirkan benar-benar memberikan solusi nyata serta membawa kemaslahatan bagi masyarakat di Kota Tasikmalaya," tambahnya.

Melalui penguatan budaya kerja yang disiplin dan profesional ini, Kementerian Agama Kota Tasikmalaya berharap seluruh pegawai dapat terus menjaga etos kerja tinggi, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta konsisten menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas tinggi demi kemajuan umat dan bangsa.

Kontributor : Yeni