CIBEUREUM ( HUMAS Kota Tasikmalaya)
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Tasikmalaya, Dr. H. Agus Buhori, S.Ag., M.Mpd., menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Khotmul Qur’an, Imtihan, dan Akhirussanah di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nagarakasih Kota Tasikmalaya, Kamis (11/06). Kegiatan ini menjadi momentum apresiasi atas capaian pembelajaran Al-Qur'an serta kelulusan para siswa.
Dalam amanatnya, Agus memberikan apresiasi tinggi terhadap program pembiasaan keagamaan yang diterapkan di MI Nagarakasih. Dia menekankan bahwa pembiasaan membaca, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur'an tidak boleh berhenti di lingkungan sekolah saja. Kerja sama dengan orang tua sangat diperlukan agar lingkungan rumah turut mendukung kelanjutan kebiasaan positif ini, sehingga ilmu yang didapatkan para siswa dapat benar-benar bermanfaat bagi kehidupan mereka.
Agus juga menggarisbawahi tantangan pendidikan modern yang semakin kompleks, terutama dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat. Menurutnya, madrasah harus mampu menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan penguatan akhlak siber agar anak didik tidak tergerus dampak negatif digitalisasi. Dia memuji MI Nagarakasih yang saat ini memiliki sarana prasarana representatif dan jumlah murid yang membanggakan, di mana pada tahun ajaran ini pendaftar mencapai 534 orang.
Lebih lanjut, Kakankemenag memberikan perhatian khusus kepada para guru, terutama guru kelas 1 yang menghadapi tantangan besar dalam masa transisi anak. Kesiapan mental dan kesabaran ekstra dari para pendidik di madrasah ini terbukti membuahkan hasil. Melalui torehan prestasi dari tingkat KSM (Kompetisi Sains Madrasah) hingga ajang lainnya, MI Nagarakasih dinilai mampu bersaing secara kualitas dengan madrasah negeri. Pemerintah pun terus berkomitmen mendukung perkembangan ini melalui berbagai skema bantuan biaya pendidikan.
Ditemui usai acara, Kakankemenag menjelaskan bahwa keberhasilan pengelolaan madrasah swasta seperti MI Nagarakasih merupakan wujud nyata dari Kemenag Berdampak yang selaras dengan program prioritas Kementerian Agama RI.
"Tujuan utama dari kehadiran kami dalam pembinaan ini adalah memastikan bahwa program prioritas Kemenag, khususnya Penguatan Moderasi Beragama melalui pembentukan karakter berbasis Al-Qur'an dan Transformasi Digital Pendidikan, berjalan optimal di tingkat dasar. Ketika madrasah swasta mampu menunjukkan tata kelola yang profesional, sarana yang maju, dan dipercaya oleh masyarakat luas hingga membludak pendaftarnya, di situlah esensi layanan pendidikan Kemenag berdampak nyata," jelas Agus.
Dia mengungkapkan harapan agar seluruh civitas akademika MI Nagarakasih konsisten menjaga mutu pendidikan dan terus berinovasi. Melalui layanan pendidikan yang adaptif dan berkarakter, madrasah diharapkan terus melahirkan generasi emas yang tidak hanya menguasai sains dan teknologi, tetapi juga kokoh secara spiritual dan nasionalisme.
Kontributor : Yeni





