MAN 3 Kota Tasikmalaya Gelar Workshop Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Cinta


MAN 3 Kota Tasikmalaya Gelar Workshop Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Cinta

Cibeureum (Humas Kota Tasikmalaya)

MAN 3 Kota Tasikmalaya menyelenggarakan workshop implementasi deep learning dan kurikulum cinta sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan prima dalam pembelajaran. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Tasikmalaya pada Senin (19/1/2026) dan bertempat di lingkungan MAN 3 Kota Tasikmalaya.

Workshop tersebut diikuti oleh seluruh guru MAN 3 Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi pendidik dalam menerapkan pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada pemahaman mendalam, penguatan karakter, serta penciptaan suasana belajar yang humanis dan bermakna.

Pemateri pertama dalam workshop ini adalah Ma’sum, selaku pengawas MAN 3 Kota Tasikmalaya. Ia menyampaikan materi terkait implementasi kurikulum cinta di satuan pendidikan. Materi tersebut menekankan pentingnya nilai empati, kepedulian, kasih sayang, serta komunikasi positif dalam proses pembelajaran.

Dalam pemaparannya, Ma’sum menjelaskan bahwa kurikulum cinta menjadi fondasi dalam membangun hubungan yang sehat antara guru dan peserta didik. “Kurikulum cinta mengajarkan pendidik untuk menghadirkan nilai kemanusiaan dan kepedulian sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih nyaman dan bermakna,” ujarnya.

Pemateri kedua adalah Rizki Utami Dewi, S.H., S.Pd. selaku fasilitator PM Kabupaten Tasikmalaya. Ia menyampaikan materi tentang deep learning sebagai pendekatan pembelajaran yang menekankan pada pemahaman konsep secara mendalam, kemampuan berpikir kritis, serta penerapan pengetahuan dalam kehidupan nyata.

Rizki Utami Dewi menyampaikan bahwa deep learning mendorong peserta didik untuk aktif dalam proses pembelajaran. “Pembelajaran mendalam membantu peserta didik tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menganalisis dan memecahkan masalah secara kontekstual,” jelasnya.

Kepala MAN 3 Kota Tasikmalaya, Ahmad Farid, menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan profesionalisme guru. “Workshop ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi guru agar mampu memberikan pelayanan pembelajaran yang prima dan sesuai dengan tuntutan perkembangan pendidikan,” katanya.

Ia berharap melalui kegiatan ini seluruh guru mampu mengimplementasikan deep learning dan kurikulum cinta secara konsisten dalam pembelajaran. “Diharapkan pendekatan ini dapat menciptakan suasana belajar yang lebih humanis, meningkatkan kualitas proses pembelajaran, serta membentuk karakter peserta didik secara optimal,” pungkasnya.

Kontributor:Yakut