Implementasi Kurikulum Cinta dalam Fun Football MAN 3 dan SMAN 3 Kota Tasikmalaya
Tawang (Humas Kota Tasikmalaya)
MAN 3 Kota Tasikmalaya bertanding melawan SMAN 3 Tasikmalaya dalam ajang pertandingan persahabatan fun football minisoccer. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa (20/1/2026) pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB dan bertempat di Bintang Minisoccer Cepot BKR Kota Tasikmalaya.
Pertandingan persahabatan tersebut berlangsung dalam kondisi cuaca hujan. Meskipun demikian, hal tersebut tidak mengurangi semangat para pemain dari kedua tim untuk tetap bertanding dengan penuh antusias dan menjunjung tinggi sportivitas.
Kegiatan fun football minisoccer ini diselenggarakan secara bersama oleh Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Tasikmalaya dan SMAN 3 Tasikmalaya. Pertandingan ini menjadi sarana olahraga sekaligus media untuk mempererat silaturahmi antar tenaga pendidik dari dua sekolah.
Para pemain yang terlibat merupakan guru-guru dan Pegawai Tata Usaha dari masing-masing sekolah. Mereka menunjukkan kekompakan, kerja sama tim, serta semangat kebersamaan selama pertandingan berlangsung di lapangan minisoccer.
Salah satu guru MAN 3 Kota Tasikmalaya yang turut bermain, Asep Habib, menyampaikan bahwa pertandingan persahabatan ini memberikan nilai positif bagi para peserta. “Kegiatan ini menjadi sarana olahraga yang menyenangkan sekaligus mempererat hubungan antar guru dari dua sekolah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa fun football minisoccer juga dapat menjadi wadah untuk melepas penat dari rutinitas kegiatan belajar mengajar. “Melalui kegiatan seperti ini, tercipta suasana kebersamaan dan kekeluargaan yang semakin kuat,” katanya.
Menurutnya, kegiatan olahraga bersama antar sekolah juga dapat menjadi contoh nyata dalam menanamkan nilai sportivitas, kebersamaan, dan gaya hidup sehat. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan pendidikan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang. “Diharapkan pertandingan persahabatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin untuk memperkuat sinergi antar sekolah serta mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang harmonis,” tutupnya.
Kepala MAN 3 Kota Tasikmalaya, Ahmad Farid, yang turut menyaksikan jalannya pertandingan, memberikan apresiasi mendalam terhadap inisiatif olahraga bersama ini. Farid menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar urusan fisik, melainkan bagian dari implementasi nilai-nilai karakter yang sedang dibangun di madrasah.
"Pertandingan ini adalah wujud nyata dari implementasi 'Kurikulum Cinta' yang kami jalankan. Cinta tidak hanya di dalam kelas, tapi juga cinta terhadap kesehatan dan cinta dalam menjalin persahabatan (ukhuwah) antar sesama pendidik. Melalui sepak bola, kita belajar saling menghargai dan membangun empati di luar lingkungan formal sekolah," ujar Ahmad Farid.
Lebih lanjut, Farid menjelaskan bahwa sinergi antara MAN 3 dan SMAN 3 melalui media olahraga ini diharapkan dapat mencairkan batas-batas birokrasi dan menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis. Dia ingin agar semangat kolaborasi ini terus terpelihara, sehingga ke depan tidak ada lagi kompetisi yang negatif, melainkan kerja sama yang saling menginspirasi demi kemajuan kualitas pendidikan di Kota Tasikmalaya.
Ahmad Farid juga berharap agar agenda seperti ini dapat dirutinkan sebagai sarana penyegaran bagi para guru. Dia meyakini bahwa guru yang bahagia dan bugar akan lebih maksimal dalam memberikan layanan pendidikan yang penuh kasih sayang kepada para siswa.
Kontributor:Yakut / Yeni





